Jaminan Uang Muka Proyek PLN

Kontraktor – Kontraktor yang sudah sering mengkuti proyek PT. PLN (Persero) pastinya sudah tidak asing lagi mengenai untuk pembuatan jaminan Uang Muka yang sudah  diwajibkan didalam kontrak proyek tersebut. Baik itu jaminan Uang Muka Bank Garansi maupun Jaminan Uang Muka Surety Bond.

Untuk pembuatan Jaminan Uang Muka untuk proyek PLN kami siap membantu Anda dan akan memberikan penawaran Premi terbaik  (service Charge) yang relatif murah dan terjangkau, dibandingkan dengan kompetitor kami.

Buat rekan-rekan Kontraktor dapat menghubungi  Kami dengan mengklik tombol dibawah ini, chat langsung masuk via Whatsapp tanpa add nomor handphone kami terlebih dahulu.

Salah satu jenis Jaminan Uang Muka yang sering sekali dipersyaratkan pada proyek PLN adalah Jaminan Uang Muka Bank Garansi.

Bank Garansi adalah  adalah sertifikat yang dikeluarkan oleh  Bank untuk menjamin pemilik proyek (Obligee) bahwasanya Kontraktor (Principal) akan sanggup mengembalikan uang muka yang telah diterimanya dari Obligee sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang sudah disertakan dalam kontrak, dengan tujuan untuk membantu principal untuk memulai proyek dan untuk memperlancar pembiayaan proyek.

Apabila Principal ingkar janji (wanprestasi) dan dinyatakan gagal melaksanakan pekerjaaannya dan principal tidak bisa mengembalikan uang muka, maka jaminan uang muka yang sudah dikeluarkan oleh Surety Company akan mengembalikan uang muka tersebut kepada Obligee sebesar sisa uang muka yang belum dikembalikan (jumlah uang muka yang diterima Principal, dikurangi dengan cicilan/tahapan pembayaran prestasi) maksimum sebesar nilai jaminan. Jumlah uang muka yang dijamin oleh Surety Company akan berkurang sesuai dengan cicilan pengembalian uang muka yang telah dibayar oleh Principal kepada Obligee.

Adapun kesulitan Obligee dalam memotong cicilan uang muka dari Principal dalam setiap pembayaran terjamin bukanlah merupakan jaminan dalam jaminan Pembayaran Uang Muka.

Jenis -Jenis bank garansi (BG) dan Surety Bond :

BG Jaminan Penawaran

Jaminan Penawaran (Bid Bond) yang berlaku di Indonesia dasar hukumnya adalah Keppres No.16 tahun 1964 yang menyatakan bahwa obligee adalah pemerintah. Fungsi Bid Bond adalah Sebagai syarat dalam pelelangan/tender suatu proyek dengan tujuan agar peserta tender sungguh-sungguh untuk mendapatkan proyek yang ditenderkan itu, Principal/Kontraktor sebagai pemenang tender dapat dijamin oleh Surety Company bila dikenakan sanksi karena ia mengundurkan diri atau tidak melanjutkan kontrak pelaksanaannya.

BG Jaminan Uang Muka

Jaminan Uang Muka (Advanced Payment Bond) Advanced Payment Bond Isi Jaminan Uang Muka: Janji dari Surety Company dan Principal untuk mengembalikan uang muka yang telah diterima sebelum pekerjaan selesai, sesuai dengan kontrak yang telah ditanda tanganinya. Bila Principal telah melaksanakan/melunasi pengembalian uang muka, maka Advance Payment Bond otomatis batal.

BG Jaminan Pelaksanaan

Jaminan pelaksanaan (Performance Bond) Sering disebut juga Performance Bond, Fungsi Jaminan Pelaksanaan: Merupakan syarat dalam penandatanganan kontrak kerja bagi pemenang tender. Bila Principal tidak melaksanakan kewajibannya sesuai dengan kontrak, Surety Company akan memberikan ganti kerugian kepada Obligee dengan mencairkan jaminan itu.

BG Jaminan Pemeliharaan

Janji untuk mengganti kerugian. Perjanjian batal dengan sendirinya jika Principal mengganti seluruh kekurangan yang timbul pada proyek selama masa pemeliharaan. Jaminan masih berlaku sampai batas waktu yang ditetapkan oleh Obligee dan Principal meskipun jangka waktu pemeliharaan sudah berakhir dan Principal tidak memenuhi kewajibannya.

Dokumen yang harus dilengkapi untuk proses penerbitan bank garansi adalah sebagai berikut :

  1. Surat Permohonan Ke Asuransi Tugu Kresna Pratama dan ke Bank Bukopin
  2. Dokumen-dokumen legalitas perusahaan (Akte Pendirian beserta perubahaan yang disahkan oleh KEMENKUMHAM, Domisili, NPWP, TDP, Foto Copi KTP Pengurus, SIUP, dan SIUJK)
  3. Laporan Keuangan Audited 2 Tahun Terakhir
  4. Company Profile
  5. Kontrak Kerja
  6. Undangan Tender
  7. Pengalaman Pekerjaan
  8. Indemnity Agreement Notarial (Surat Pernyataan Ganti Rugi)
  9. Undangan Tender (Bank Garansi Bid Bond)
  10. Surat Penunjukan (Bank Garansi Performance Bond)
  11. Kontrak (Bank Garansi Adv. Payment Bond)
  12. . PHO (Provision Hand Over/ Berita Acara Serah Terima Pekerjaan (BAST) Untuk Bank Garansi Maintenance Bond.

 Next…

Call Now Button

This site is protected by wp-copyrightpro.com